0

4 Ciri-Ciri Dan Penyebab Penyakit Maag

Penyakit maag atau gastritis adalah peradangan yang terjadi pada lapisan lambung. Sakit maag bisa disebabkan oleh banyak hal, diantaranya karena infeksi bakteri Helicobacter pylori yang menimbulkan luka pada lambung. Penyakit maag bisa menyebabkan masalah yang serius, karena penyakit ini berkembang secara kronis dan penyakit ini sangat mengganggu apabila anda sedang melakukan aktivitas sehari-hari.
Penyakit Maag dibagi menjadi 2 bagian yaitu :

  • Maag Kronis
    Maag kronis adalah suatu peradangan yang terjadi pada dinding bagian lambung yang bersifat kronis. Hal ini terjadi karena adanya bakteri yang masuk kedalam dinding lambung, Penderita maag kronis dapat mengalami gejala seperti muntah darah, muntaber, lambung meradang bahkan bisa mengalami penurunan berat badan secara drastis.
  • Maag Akut
    Maag akut adalah suatu peradangan yang terjadi pada dinding bagian dalam lambung yang bersifat akut, ditandai dengan rusaknya pada permukaan dinding bagian dalam lambung. Biasanya maag akut ini terjadi secara tiba-tiba dan dalam waktu yang singkat. Penderita maag akut ini dapat mengalami gejala seperti sakit pada perut.

Ada faktor penyebab penyakit maag yaitu :

  1. Infeksi bakteri
    Penyakit maag bukan terjadi hanya karena tukak lambung saja, tetapi bisa juga terjadi karena disebabkan adanya infeksi pada bagian lambung. Lambung yang terinfeksi dikarenakan asupan makanan yang kurang kebersihanya bisa juga karena kebersihan tangan kurang diperhatikan.
  2. Luka pada lambung
    Luka pada lambung bisa juga disebut Tukak lambung, yaitu luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung. Luka ini akan muncul pada bagian pertama usus kecil, serta kerongkongan (esofagus). Penyebab Luka pada lambung adalah meningkatnya kadar asam lambung dan terjadinya penipisan selaput pelindung lambung.
  3. Efek samping penggunaan obat anti-inflamasi
    Penyakit maag yang berulang-ulang dapat menyebabkan penderitanya sering meminum obat maag secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang, karena bahanya terbuat dari bahan kimia yang bisa membuat tubuh mendapatkan efeksamping dari obat tersebut seperti : Diare, pusing, mual, kembung, kontipsasi, sakit kepala, pusing serta kekurangan kadar besi.
  4. Stress
    Asam lambung akan meningkan apabila seseorang mengalami stress atau depresi. Sehingga jika ada luka yang dalam tentunya peningkatan asam lambung akan memperhebat keluhanya. Maag sering dianggap biasa-biasa saja karena mudah sembuh dengan obat, jika di kontrol dengan baik, maag akan sembuh total.
  5. Telat makan
    Kebiasaan melewatkan dan telat makan siang memang terlihat sangat sepele, tetapi berdampak pada kesehatan tubuh. Selain penyakit lambung yang menghantui, kerja organ tubuh lainya juga ikut terganggu seperti : mudah lelah, metabolisme melambat, kram perut, radang lambung atau tukak lambung dan meningkatkan asam lambung.
  6. Obesitas
    Terlalu banyak mengkonsumsi makan secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas dan dapat menyebabkan penyakit GRED (penyakit gastroesophagel reflux) sehingga dapat berisiko terkena asam lambung karena kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan didalam perut serta mendorong asam lambung naik kembali ke atas menuju esofagus atau kerongkongan.
  7. Mengkonsumsi makanan yang pedas dan asam
    Mengkonsumsi makanan yang pedas dapat menyebabkan permukaan lambung menjadi rusak dan mengalami luka. Hal ini dikarenakan saat terjadi luka atau peradangan pada dinding lapisan lambung. Makanan yang pedas dengan beberapa bahan tertentu dapat menghasilkan didalam perut. Gas tersebut dapat meningkatkan cairan lambung dari dalam lalu naik kedalam kerongkongan karena asam lambung yang tinggi.
    Begitu pun makanan yang asam karena dapat memicu asam lambung karena kurangnya keseimbangan pH didalam perut.
  8. Perokok aktif
    Kandungan zat kimia pada asap roko sangatlah berbahaya, diantaranya adalah nitrogen oksida, aminia, nikotin dll. Zat yang terkandung dalam roko mampu mengikis lapisan lambung yang menyebabkan enzim tidak berfungsi secara baik, sehingga dapat menyebabkan kesulitan dalam mencerna makanan. Merokok dapat menambah peradangan karena bakteri Helicobacter Plylori. Bakteri ini merupakan perusak lambung serta usus 12 jari.
  9. Terlalu banyak mengkonsumsi kafein dan beralkohol
    Selain merusak lambung, minuman alkohol juga dapat menyebabkan kerusakan terhadap hati. Orang yang sering mengkonsumsi alkohol dapat terkena dampak penekanan pada saraf sehingga dapat menyebabkan pengerasan hati. Alkohol dapat mengikis mukosa pada dinding lambung dan membuat luka pada lambung lebih cepat.

Selain itu, sakit maag juga bisa terjadi akibat komplikasi suatu penyakit seperti :

  • Penyakit batu empedu
  • Radang pankreas
  • Penyakit hernia
  • Kanker lambung

Gejala maag bisa kita amati, beberapa hal dibawah ini adalah gejala maag yang sering muncul :

  • Adanya Gejala Mual dan muntah. Pada kondisi ini, lambung mungkin dapat mengakibatkan terjadinya muntah darah.
  • Munculnya rasa perih atau sakit pada bagian ulu hati sehingga tidak ada selera makan dan pada saat makan akan terasa perih, hal ini karena luka pada lambung.
  • Sering bersendawa karena gas dalam perut keluar dan menekan organ disekitarnya terutama padasaat keadaan lapar.
  • Perut terasa nyeri, pedih, kembung.

Ahli Herbal

Ahli herbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *